kami melayani anda dengan hati yg tulus..
melayani ticket semua flight dalam negeri( Domestik )
dan luar negeri ( Internasional )
kami terus mencoba memberikan service Exelence kepada Anda.
terima kasih..salam
selamat menunaikan ibadah puasa
LANGIT biru membentang luas. Kanvas alami ini begitu cerah diantara guratan-guratan awan tipis yang menjadi ornamen indah pemandangan pantai Bira.
Saat langit cerah, berdirilah di tepi pantai. Diantara pasir putih yang berkilau, hiruplah aroma laut sambil menatap perairan biru yang memesona.
Surga tropis ini bisa Anda nikmati bila berkunjung ke Sulawesi Selatan tepatnya di Tanjung Bira yang merupakan lokasi wisata di Kecamatan Bonto Bahari, Kabupaten Bulukumba.
Jarak yang dibutuhkan dari Kota Bulukumba untuk menuju Tanjung Bira sekitar 40 km atau tepatnya, 200 km dari Kota Makassar. Perjalanan yang cukup jauh dan menyenangkan ini dapat ditempuh dengan menggunakan angkutan umum. Tarif yang ditawarkan berkisar antara Rp10 ribu-Rp40 ribu.
Sesampainya di lokasi wisata, siapkanlah uang Rp5.000 sebagai tiket masuknya. Jumlah ini tidak sebanding dengan keindahan pantai yang akan Anda rasakan. Bayangkan, dengan uang sejumlah ini Anda bisa merasakan kilauan pasir putih yang menjadi pesona utama pantainya.
Sekilas semuanya tampak indah dan menarik. Namun Anda mungkin masih bertanya-tanya, bagaimanakah bila datang dari tempat yang jauh dan tidak mungkin pulang pergi dalam waktu sehari? Hal ini tidak perlu Anda khawatirkan karena kawasan wisata Pantai Tanjung Bira telah dilengkapi dengan berbagai fasilitas, seperti restoran, penginapan, villa, bungalow, dan hotel.
Harga yang ditawarkan juga relatif terjangkau. Perharinya Anda hanya perlu menyisihkan uang sebesar Rp100 ribu-Rp600 ribu. Selain itu, disediakan pula peralatan diving dan selam untuk menuju Pulau Selayar.
Dengan segala fasilitas yang ada, Anda tinggal memikirkan kapan waktu yang tepat untuk pergi berlibur serta berapa uang yang harus dibawa jika ingin menginap beberapa hari di pinggir pantai ini.
Anda ingin berenang atau berjemur, semua kegiatan ini akan terasa lengkap dengan keindahan sunrise dan sunset yang tampak dari titik horisontal di ujung cakrawala Pantai Bira. Pastika mata Anda tetap terjaga pada saat-saat yang indah ini.(MI)
Setelah menerima sertifikasi IOSA dari IATA, Mandala mengumumkan rencana untuk memulai pelayanan penerbangan internasional. Hari ini, Mandala mengumumkan rencana terbang ke Singapura, Macau, dan Hongkong dari dua kota utama di Indonesia, yaitu Jakarta dan Balikpapan. Tiket penerbangan untuk rute internasional ini sudah bisa didapatkan mulai hari ini, Selasa (11/5/2010), untuk penerbangan mulai 25 Juni 2010.
Presiden Direktur Mandala Diono Nurjadin menyatakan, pembukaan pelayanan regional merupakan tanggapan terhadap meningkatnya permintaan perjalanan bisnis dan wisata. "Indonesia, Singapura, Macau, dan Hongkong telah menjadi pusat kegiatan bisnis dan wisata di wilayah regional selama beberapa dekade. Kami senang dapat memberikan alternatif perjalanan udara dengan harga yang kompetitif," kata dia.
Diono mengatakan, Mandala telah menanti untuk segera melayani rute regional sejak 2009. "Banyak mitra perjalanan dan penumpang yang terus menanyakan kapan Mandala terbang internasional. Sekarang, setelah Mandala diakui sebagai maskapai panutan dalam hal standar keselamatan internasional di Indonesia, kami siap melayani rute internasional," katanya.
"Harga promo ditawarkan mulai hari ini untuk menunjukkan komitmen Mandala dalam memberikan perjalanan udara yang aman tetapi tetap terjangkau. Kami senang dapat menawarkan harga terjangkau," tambah Diono.
Untuk merayakan penerbangan internasional perdana, Mandala memberikan harga yang sangat terjangkau untuk para calon penumpang yang memesan tiket terlebih dahulu.
Mandala meluncurkan harga promo mulai hari ini hingga 18 Mei untuk periode penerbangan 25 Juni 2010 hingga 30 November 2010. Tarif penerbangan ke Hongkong dan Macau dimulai dari harga Rp 899.900, tiket untuk rute Jakarta-Singapura mulai Rp 99.000, dan Balikpapan-Singapura mulai Rp 499.000.
Indonesia, Singapura, Macau, dan Hongkong telah menjadi pusat kegiatan bisnis dan wisata.
MENGAPA tidak mencoba berkendaraan terus ke timur? Berlibur dengan mobil ke Denpasar, Bali, sudah bukan sebuah kejutan. Seiring dengan tampilnya mobil-mobil anyar dengan kemampuan mesin hebat, perjalanan hanya ke Denpasar bukan lagi sebuah sensasi besar. Semakin ke timur dari Bali, sampai ke ujung timur Pulau Flores, jelas sebuah cerita tersendiri.
Perjalanan dari Denpasar ke Flores harus memperhitungkan feri antara Sumbawa dan Flores.
Berkendaraan dari Denpasar untuk tiba di Labuhan Bajo, Flores Barat, hanya memerlukan waktu satu setengah hari. Jarak yang ditempuh kendaraan hanya sekitar 738 kilometer. ”Jarak yang tertera di odometer ini juga setelah kami sempat salah jalan sejauh 70 kilometer selepas Sumbawa Besar,” ujar Medci Djogo, yang ditemui di Larantuka, Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, awal April 2010.
Medci dan keluarganya menggunakan mobil Pregio keluaran KIA dari Jakarta untuk menghadiri perayaan Paskah ala Portugis di Larantuka. Mobil bermesin diesel dengan silinder mesin 2.700 cc ini membawa enam penumpang dari Jakarta. Tiga penumpang lain bergabung di Denpasar.
Jarak 738 kilometer dari Denpasar hingga Labuhan Bajo memerlukan waktu tempuh satu setengah hari karena mobil harus tiga kali menumpang feri, yakni feri antara Pulau Bali dan Pulau Lombok, Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa, serta Pulau Sumbawa dan Pulau Flores.
”Perjalanan dari Denpasar ke Flores harus memperhitungkan feri antara Sumbawa dan Flores yang hanya beroperasi satu kali sehari setiap pagi sekitar pukul 09.00 Wita,” ujar Steven, warga Jimbaran, Denpasar, yang ditemui di Labuhan Bajo. Agar bisa tiba pada pagi hari berikutnya di Sape, pelabuhan penyeberangan di Sumbawa, perjalanan dari Denpasar harus dimulai pada pagi hari.
Perjalanan hari Sabtu, 27 Maret lalu, dimulai pukul 10.00 Wita. Start pagi hari ini dilakukan mengingat waktu tempuh feri pada setiap penyeberangan. Feri beroperasi setiap setengah jam di Pelabuhan Padang Bai, di sisi timur Pulau Bali. Diperlukan waktu sekitar empat jam untuk sampai di pelabuhan feri Lembar, Pulau Lombok.
”Biaya penyeberangan per mobil Rp 555.000, sudah termasuk semua penumpang,” ujar Medci. Perjalanan dari Lembar hingga pelabuhan penyeberangan feri di Khayangan di ujung timur Pulau Lombok memerlukan waktu satu setengah jam. ”Perjalanan siang hari jadi harus ekstra hati-hati dengan kendaraan roda dua,” ujarnya. Pulau Lombok tidak terlalu panjang sekitar 80 kilometer.
Feri di Khayangan beroperasi reguler setiap satu jam. Muatan, termasuk mobil, yang semakin sepi membuat sejumlah feri hari itu tidak beroperasi. Dengan membayar tiket feri Rp 392.000, perjalanan feri siang itu sangat nyaman. Pulau-pulau kecil tak berpenghuni seperti muncul dari laut. Perjalanan sepanjang sekitar satu setengah jam pun terasa lebih cepat.
Pelabuhan feri Poto Tanos di ujung barat Pulau Sumbawa menjadi awal perjalanan sejauh sekitar 400 kilometer melintasi Sumbawa. Waktu pukul 18.00 Wita membuat pemandangan Pulau Sumbawa yang penuh teluk berair tenang tanpa gelombang praktis dilupakan.
Jurang dan tanjakan menghadang, terutama selepas Sumbawa Besar menuju Dompu, Bima, dan Sape. Pemandangan dengan laut di bawah jurang tidak terlihat. ”Jalan jelek sejauh puluhan kilometer selepas Sumbawa Besar. Mobil tidak bisa dipacu di atas 40 kilometer per jam,” ujar Medci. Terlihat ada upaya perbaikan dan pelebaran jalan.
Karena jalan jelek, ditambah sempat nyasar selepas Sumbawa Besar, mobil tiba di Sape lebih lambat dari jadwal feri. Beruntung, feri milik PT Dharma Lautan Utama yang sudah dikontak bersedia menunggu empat-lima menit. Perjalanan dengan feri selama delapan jam menuju Labuhan Bajo pun dimulai. Pemilik mobil kecil harus membayar tiket feri Rp 1,4 juta per mobil.
Sensasi perjalanan
Menyeberangi Selat Sape selama delapan jam sebenarnya tidak membosankan. Ada sejumlah pulau eksotik di sana. Pulau Sangiang dengan gunung api Sangiang setinggi 1.950 meter terlihat anggun. Juga Pulau Komodo, Pulau Rinca, dan belasan pulau kecil membentang. Feri berlayar di antara pulau-pulau yang berserakan. Lumba-lumba mengantar di depan feri.
Feri juga diisi belasan wisatawan mancanegara yang hendak melihat komodo, naga raksasa di Pulau Komodo. Mereka biasanya menyewa perahu motor mewah yang banyak bersiap di Labuhan Bajo, Manggarai Barat, untuk membawa mereka ke Pulau Komodo.
Tujuan perjalanan adalah Larantuka. Pekan Paskah atau Semana Santa yang penuh ritual peninggalan bangsa Portugis yang tahun ini genap 500 tahun menjadi daya tarik tersendiri. Tetapi, perjalanan ke Larantuka sejauh 500 kilometer menjanjikan banyak cerita.
Pulau dengan sekitar 10 gunung api ini membuat perjalanan tak pernah sepi dari tanjakan ekstrem, jurang dalam, dan tikungan tajam. Kondisi ini sudah ditemui di Roe, hanya 20 kilometer dari Labuhan Bajo. Mesin mobil meraung karena hanya bisa menggunakan persneling satu dan dua sepanjang 5 kilometer.
Syaril, pengemudi mobil ekspedisi asal Mataram, Nusa Tenggara Barat, mengakui beratnya medan perjalanan di Flores. ”Tanjakan-tanjakan jalan di Flores sungguh berat, terutama antara Labuhan Bajo dan Ruteng,” ujar Syaril yang ditemui di atas feri saat balik dari Labuhan Bajo ke Sape.
Syaril baru saja membawa muatan keperluan pembangkit listrik tenaga uap di utara Kabupaten Ende, Flores, Nusa Tenggara Timur. Medan jalan di Jawa dan Sumatera pernah dijalaninya. ”Tetapi, di Flores sungguh menantang. Mobil dan sopir harus semuanya sehat,” ujarnya. Namun, justru tanjakan, tikungan, dan jurang menjadi sensasi tersendiri. Mobil tak hanya mengandalkan rem semata. Pengereman dengan mesin (engine brake) mutlak. Mobil harus sehat, pengemudinya juga harus awas. Dan di sinilah sensasi mengemudi di medan jalan seperti di Flores.
Jurang, gunung, dan tikungan tajam menjadi pemandangan tersendiri. Tanjakan dan tikungan sejauh 31 kilometer dari Aimere ke Bajawa di Kabupaten Ngada menjadi kisah tersendiri. Di sisi kanan Gunung Inerie yang tinggi menjulang menjadi pemandangan menakjubkan lainnya. Juga Gunung Ebulebo di Kabupaten Nagekeo, dengan asap tipis dari puncaknya.
Nilai berharga dari semua ini adalah melihat Gunung Kelimutu dengan danau tiga warnanya yang kini menyajikan warna hijau tua, hijau muda, dan hijau gelap. Tak lagi merah tua, hijau, dan hitam seperti sebelumnya. Hanya perlu menyimpang 12 kilometer dari jalan raya Ende dan Maumere, mendaki menuju ketinggian 1.650 meter.
Selepas Moni, desa dengan tempat penginapan bagi para wisatawan, jalan berliku dengan sawah diputarnya, sebelum mencapai kawasan hutan pinus. Kali kecil tak berjembatan menjadi sensasi tersendiri. Mobil tak bisa sampai ke puncak melihat danau. Perlu jalan sejauh 3 kilometer pergi-pulang. Berada di puncak pada pagi hari sangat dianjurkan karena minim kabut.
Sebelum sampai ke Larantuka, bisa juga melihat gereja tua buatan Portugis di Sikka. Juga bisa mampir ke Nilo, melihat patung Bunda Maria ukuran raksasa, sebelum masuk kota Maumere. Sensasi Semana Santa di Larantuka menjadi cerita religius lainnya.
Apabila perjalanan berlangsung dari Jakarta hingga Larantuka, odometer memperlihatkan jarak 5.513 kilometer pergi dan pulang. Biaya bahan bakar solar sebanyak Rp 2 juta, sekitar 450 liter. Biaya penyeberangan pergi-pulang sekitar Rp 5 juta, termasuk feri Jawa-Bali. Untuk perjalanan sembilan penumpang termasuk cukup murah. Apalagi bisa mampir ke Kelimutu dan mengalami sensasi jurang, tanjakan terjal, dan tikungan tajam. Silakan mencoba sensasi jalan ke Flores. (Pieter P Gero)
Pergi ke luar negeri sekarang ini bukan lagi mimpi. Dengan makin banyaknya tiket penerbangan murah, menginap gratis di rumah sesama backpacker di seluruh dunia, mimpi keliling dunia bisa jadi kenyataan.
Backpacker berasal dari kata backpack, yang artinya tas punggung atau ransel. Sedangkan orang yang melakukan perjalanan dengan menggunakan ransel disebut sebagai backpacker. Jadi aktivitas perjalanan yang dilakukan oleh backpacker disebut backpacking.
Melakukan perjalanan sebagai backpacker identik dengan perjalanan murah meriah. Semua lini pengeluaran diusahakan mencari yang semurah mungkin, bahkan gratis.
Berikut tips backpacking:
1. Cari tiket pesawat murah. Rajin-rajinlah mencari informasi tiket pesawat murah ini. Kalo perlu, mendaftar (sign up) ke beberapa website penerbangan murah supaya jika ada program promo tiket, kamu akan dikirimi e-mail. "Semua lini pengeluaran diusahakan mencari yang semurah mungkin, bahkan gratis."
2. Seni kemas backpack.
Usahakan mengemas backpack seringkas dan seringan mungkin. Alasannya: karena akan sering berpindah tempat. Selain itu, penerbangan murah hanya memperbolehkan tas yang dibawa masuk ke kabin secara gratis maksimal 7 kg. Jadi, kamu bawa baju secukupnya dan hal-hal penting. Yang enggak penting lupakan saja daripada ribet dan berat nenteng-nenteng backpack, nanti malah akan merepotkan perjalananmu.
3. Cari informasi melalui Internet
Majalah, buku mengenai destinasi yang akan kamu datangi supaya kamu tahu betul apa yang akan kamu lakukan setibanya di sana.
4. Berhati-hati dan waspada sepanjang perjalanan.
Simpan paspor, uang, dan barang berharga lain di tas khusus dan selalu melekat di badan. Jangan pernah dilepas di sembarang tempat.
5. Jangan membawa barang yang sangat berharga. Jika kamu membawa notebook dan gadget, berhati-hatilah saat tidur di dormitory room di backpacker hostel. Gunakan fasilitas safety box yang ada di hostel tersebut untuk menyimpan barang-barang berharga ketika tidur dan mandi.
6. Untuk backpacker perempuan, jangan mengenakan perhiasan yang berlebihan selama backpacking. Kalo perlu, gak usah pake perhiasan sama sekali justru lebih balk daripada memancing orang lain untuk berbuat jahat.
Pada zaman dahulu adalah seorang petani bernama Toba yang menyendiri di sebuah lembah yang landai dan subur. Petani itu mengerjakan sawah dan ladang untuk keperluan hidupnya.
Selain mengerjakan ladangnya, kadang-kadang lelaki itu pergi memancing ke sungai yang berada tak jauh dari rumahnya. Setiap kali dia memancing, mudah saja ikan didapatnya karena di sungai yang jernih itu memang banyak sekali ikan. Ikan hasil pancingannya dia masak untuk dimakan.
Pada suatu sore, setelah pulang dari ladang lelaki itu langsung pergi ke sungai untuk memancing. Tetapi sudah cukup lama ia memancing tak seekor iakan pun didapatnya. Kejadian yang seperti itu,tidak pernah dialami sebelumnya. Sebab biasanya ikan di sungai itu mudah saja dia pancing. Karena sudah terlalu lama tak ada yang memakan umpan pancingnya, dia jadi kesal dan memutuskan untuk berhenti saja memancing. Tetapi ketika dia hendak menarik pancingnya, tiba-tiba pancing itu disambar ikan yang langsung menarik pancing itu jauh ketengah sungai. Hatinya yang tadi sudah kesal berubah menjadi gembira, Karena dia tahu bahwa ikan yang menyambar pancingnya itu adalah ikan yang besar. Setelah beberapa lama dia biarkan pancingnya ditarik ke sana kemari, barulah pancing itu disentakkannya, dan tampaklah seekor ikan besar tergantung dan menggelepar-gelepar di ujung tali pancingnya. Dengan cepat ikan itu ditariknya ke darat supaya tidak lepas. Sambil tersenyum gembira mata pancingnya dia lepas dari mulut ikan itu. Pada saat dia sedang melepaskan mata pancing itu, ikan tersebut memandangnya dengan penuh arti. Kemudian, setelah ikan itu diletakkannya ke satu tempat dia pun masuk ke dalam sungai untuk mandi. Perasaannya gembira sekali karena belum pernah dia mendapat ikan sebesar itu. Dia tersenyum sambil membayangkan betapa enaknya nanti daging ikan itu kalau sudah dipanggang. Ketika meninggalkan sungai untuk pulang kerumahnya hari sudah mulai senja. Setibanya di rumah, lelaki itu langsung membawa ikan besar hasil pancingannya itu ke dapur. Ketika dia hendak menyalakan api untuk memanggang ikan itu, ternyata kayu bakar di dapur rumahnya sudah habis. Dia segera keluar untuk mengambil kayu bakar dari bawah kolong rumahnya. Kemudian, sambil membawa beberapa potong kayu bakar dia naik kembali ke atas rumah dan langsung menuju dapur.
Pada saat lelaki itu tiba di dapur, dia terkejut sekali karena ikan besar itu sudah tidak ada lagi. Tetapi di tempat ikan itu tadi diletakkan tampak terhampar beberapa keping uang emas. Karena terkejut dan heran mengalami keadaan yang aneh itu, dia meninggalkan dapur dan masuk kekamar.
Ketika lelaki itu membuka pintu kamar, tiba-tiba darahnya tersirap karena didalam kamar itu berdiri seorang perempuan dengan rambut yang panjang terurai. Perempuan itu sedang menyisir rambutnya sambil berdiri menghadap cermin yang tergantung pada dinding kamar. Sesaat kemudian perempuan itu tiba-tiba membalikkan badannya dan memandang lelaki itu yang tegak kebingungan di mulut pintu kamar. Lelaki itu menjadi sangat terpesona karena wajah perempuan yang berdiri dihadapannya luar biasa cantiknya. Dia belum pernah melihat wanita secantik itu meskipun dahulu dia sudah jauh mengembara ke berbagai negeri.
Karena hari sudah malam, perempuan itu minta agar lampu dinyalakan. Setelah lelaki itu menyalakan lampu, dia diajak perempuan itu menemaninya kedapur karena dia hendak memasak nasi untuk mereka. Sambil menunggu nasi masak, diceritakan oleh perempuan itu bahwa dia adalah penjelmaan dari ikan besar yang tadi didapat lelaki itu ketika memancing di sungai. Kemudian dijelaskannya pula bahwa beberapa keping uang emas yang terletak di dapur itu adalah penjelmaan sisiknya. Setelah beberapa minggu perempuan itu menyatakan bersedia menerima lamarannya dengan syarat lelaki itu harus bersumpah bahwa seumur hidupnya dia tidak akan pernah mengungkit asal usul istrinya myang menjelma dari ikan. Setelah lelaki itu bersumpah demikian, kawinlah mereka.
Setahun kemudian, mereka dikaruniai seorang anak laki-laki yang mereka beri nama Samosir. Anak itu sngat dimanjakan ibunya yang mengakibatkan anak itu bertabiat kurang baik dan pemalas.
Setelah cukup besar, anak itu disuruh ibunya mengantar nasi setiap hari untuk ayahnya yang bekerja di ladang. Namun, sering dia menolak mengerjakan tugas itu sehingga terpaksa ibunya yanng mengantarkan nasi ke ladang.
Suatu hari, anak itu disuruh ibunya lagi mengantarkan nasi ke ladang untuk ayahnya. Mulanya dia menolak. Akan tetapi, karena terus dipaksa ibunya, dengan kesl pergilah ia mengantarkan nasi itu. Di tengah jalan, sebagian besar nasi dan lauk pauknya dia makan. Setibanya diladang, sisa nasi itu yang hanya tinggal sedikit dia berikan kepada ayahnya. Saat menerimanya, si ayah sudah merasa sangat lapar karena nasinya terlambat sekali diantarkan. Oleh karena itu, maka si ayah jadi sangat marah ketika melihat nasi yang diberikan kepadanya adalah sisa-sisa. Amarahnya makin bertambah ketika anaknya mengaku bahwa dia yang memakan sebagian besar dari nasinya itu. Kesabaran si ayah jadi hilang dan dia pukul anaknya sambil mengatakan: “Anak kurang ajar. Tidak tahu diuntung. Betul-betul kau anak keturunan perempuan yang berasal dari ikan!”
Sambil menangis, anak itu berlari pulang menemui ibunya di rumah. Kepada ibunya dia mengadukan bahwa dia dipukuli ayahnya. Semua kata-kata cercaan yang diucapkan ayahnya kepadanya di ceritakan pula. Mendengar cerita anaknya itu, si ibu sedih sekali, terutama karena suaminya sudah melanggar sumpahnya dengan kata-kata cercaan yang dia ucapkan kepada anaknya itu. Si ibu menyuruh anaknya agar segera pergi mendaki bukit yang terletak tidak begitu jauh dari rumah mereka dan memanjat pohon kayu tertinggi yang terdapat di puncak bukit itu. Tanpa bertanya lagi, si anak segera melakukan perintah ibunya itu. Dia berlari-lari menuju ke bukit tersebut dan mendakinya.
Ketika tampak oleh sang ibu anaknya sudah hampir sampai ke puncak pohon kayu yang dipanjatnya di atas bukit , dia pun berlari menuju sungai yang tidak begitu jauh letaknya dari rumah mereka itu. Ketika dia tiba di tepi sungai itu kilat menyambar disertai bunyi guruh yang megelegar. Sesaat kemudian dia melompat ke dalam sungai dan tiba-tiba berubah menjadi seekor ikan besar. Pada saat yang sama, sungai itu pun banjir besar dan turun pula hujan yang sangat lebat. Beberapa waktu kemudian, air sungai itu sudah meluap kemana-mana dan tergenanglah lembah tempat sungai itu mengalir. Pak Toba tak bisa menyelamatkan dirinya, ia mati tenggelam oleh genangan air. Lama-kelamaan, genangan air itu semakin luas dan berubah menjadi danau yang sangat besar yang di kemudian hari dinamakan orang Danau Toba. Sedang Pulau kecil di tengah-tengahnya diberi nama Pulau Samosir.
Met Pagi semua....! Udah hampir dua minggu ne gw nngak nulis. Sebenernya c hari ini gw g begitu semangat untuk nulis tapi, ini harus gw lakukan karena ada hal yang harus temen - temen tau ne.
Kemarin kira - kira jam 12 an gitu gw keliling kota medan. Waktu gw lagi kelilin2, mata gw ngelihat plat bertulis "Bolu Meranti". Dan spontan gw inget temen gw yang kepengen baget dengan yang namanya Bolu Meranti. Berhubung gw orang yang sayang ma temen, langsung aja gw cari tu toko roti. Setelah muter - muter 15 menit, akhirnya ketemu jg tu toko bolu meranti.
Ternyata, toko Bolu Meranti ini sangat sederhana. Dan yang membuat saya salut, ne toko tidak ada cabangnya. Dan bisa di bilang hanya ada satu di indonesia yaitu di medan.
Bolu meranti sendiri memilikia berbagai macam rasa antara lain rasa keju, strawberry, blueberry dll. Dan yang tak terlupakanm rasanya tu uuuuuuuuuuuuuuggggggggggggghhhhhhh luar biasa. Bagi temen - temen yang tinggal di luar kota medan, jaangan lupa beli BOLU MERANTI kalau jalan - jalan ke Medan. Sekali aja nyoba pasti g terlupakan.
Jika tiket sudah di tangan, langkah yang perlu disiapkan selanjutnya sebelum segera melangkahkan kaki adalah mencari tempat bermalam. Hotel dan resor yang biasa ditemui di destinasi-destinasi populer tentu saja kerap menjadi pilihan favorit, berhubung bermalam di sini akan memberi kenikmatan berlibur yang sempurna.
Namun, bagi sebagian orang, urusan penginapan bisa menjadi urutan nomor dua. Pasalnya, yang lebih diutamakan saat beravontur bagi mereka adalah eksplorasi tempat yang dituju sehingga tempat penginapan otomatis hanya digunakan ketika malam untuk beristirahat.
Itu sebabnya, kini hotel pun hadir dalam beragam kategori, salah satunya yang disebut dengan budget hotel. Dengan kata lain, harga yang ditawarkan sangat bersahabat dengan kantong, tetapi tetap memberi kenyamanan untuk tidur dan memerhatikan kebersihan.
Hotel-hotel semacam ini tumbuh subur di tempat-tempat liburan favorit, seperti Bali, Bangkok, dan Singapura. Jangan dikira karena harga rendah maka fasilitas yang diberikan sangat minim. Tidak sedikit di antara hotel-hotel itu yang juga dilengkapi fasilitas standar seperti sarapan, wi-fi, atau bahkan penyediaan jasa transportasi antar-jemput ke bandara.
Asalkan jeli dalam mencari, tempat bermalam yang nyaman tetapi dengan harga rendah seperti ini tetap bisa ditemui.
Di samping itu, ada beberapa hal lain yang bisa dijadikan patokan saat mencari hotel, yaitu:
1. Mencari tempat menginap yang strategis. Hal ini akan memudahkan diri menuju berbagai obyek wisata yang ada di kota tersebut, terutama jika didukung fasilitas transportasi umum yang mudah dijangkau, seperti stasiun kereta dan halte bus, yang sekaligus juga menjadikan biaya transportasi lebih murah.
2. Perhatikan tarif kamar yang diberikan pihak hotel dan bandingkan harga saat hari kerja dan akhir pekan. Untuk business hotel, ada kemungkinan harganya lebih rendah pada akhir pekan sehingga hal ini bisa menjadi keuntungan tersendiri.
3. Tak ada salahnya mencari hotel yang memiliki promo tertentu untuk memberi manfaat lebih, seperti paket menginap 3 malam, kemudian mendapat tambahan inap semalam.
Mengunjungi tempat wisata selama liburan menggunakan pesawat adalah cara tercepat dan ternyaman agar segera sampai tujuan. Namun kalau lama perjalanan di pesawat sampai 3 jam lebih, maka perlu lah Anda menyimak baik-baik tips di bawah ini agar perjalanan terasa menyenangkan.
1. Perhatikan jenis pakaian Pilihlah pakaian yang memudahkan untuk bergerak dan menyerap keringat. Disarankan pakaian yang berbahan kaos. Taruhlah kemeja di tas jinjing. Jika di tempat tujuan harus berganti dengan kemeja, tinggal ganti pakaian di toilet.
2. Rilekskan kaki dan tangan Kaki harus bisa rileks dan bebas bergerak. Sebaiknya longgarkan tali atau copot sepatu namun tetap memakai kaos kaki untuk menahan dingin. Anda juga bisa senam kecil di tempat duduk. Seperti menggelengkan kepala atau membuat gerakan tangan melipat dan meregang.
3. Segarkan badan Usahakan makan sebelum naik pesawat karena akan menyegarkan badan. Untuk menyegarkan kulit bisa juga dengan mengelapnya dengan handuk hangat atau memakai body lotion.
4. Jalan-jalan Anda juga bisa melakukan jalan-jalan di sepanjang lorong pesawat, asalkan pesawat sudah stabil dan tanda penggunaan sabuk pengaman sudah dipadamkan. Anda juga bisa berdiri di samping kursi pesawat dan melakukan senam kecil. Agar tidak mengganggu kenyamanan penumpang lain, sebaiknya anda izin kepada penumpang sekitar.
5. Minyak urut Bawalah minyak urut dan oleskan ke tengkuk bila badan sudah merasa tidak enak. Agar tidak mengganggu penumpang lain, carilah minyak yang beraroma lembut atau wangi dan mintalah izin kepada penumpang sekitar sebelum memakainya.
Merupakan salah satu jajanan khas medan. Bika Ambon Zulaikha tersedia dalam berbagai macam rasa yaitu rasa original, pandan, mocca, durian, keju, keju pandan, durian keju, almount.
Harganya juga beragam mulai dari Rp. 20.0000,- s/d Rp. 40.0000,-